Pages

ARSITEKTUR TELEMATIKA

Jumat, 17 Oktober 2014 0 komentar

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.

Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia. Dalam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia, bahkan ke seluruh angkasa, serta terlaksana dalam sekejap. Kecepatan transmisi elektromagnetik adalah (hampir) 300.000 km/detik, sehingga langsung dikirim begitu sampai, memungkinkan orang berdialog langsung, atau komunikasi interaktif.

Menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access), Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.

ARSITEKTUR SISI CLIENT

Ada beberapa karakteristik dari sisi client pada umunya sudah kita ketahui, yaitu :

    Pihak klien selalu memulai permintaan/permohonan ke pihak server.
    Setelah mengirim permintaan, kemudian klien akan menunggu balasan atau jawaban atas permintaannya dari server
    Menerima balasan dari server atas permintaannya.
    Biasanya klien akan terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
    Biasanya berinteraksi langsung dengan end-user (pengguna akhir) dengan menggunakan user interface (antarmuka pengguna).
    Khusus jenis klien mencakup web browser, email klien dan online chat klien

ARSITEKTUR SISI SERVER

Sama dengan sisi klien (client side), sisi server (side server) juga memiliki karakteristik seperti di bawah ini:

    Sebagai penyedia layanan, sisi server akan selalu menunggu permintaan dari sisi klien
    Sesuai dengan tugasnya, melayani dan menjawab permintaan data yang diminta oleh klien
    Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien
    Jenis server khusus mencakup web server, FTP server, database server, email server, file server, print server. Mayoritas dari web layanan tersebut juga merupakan jenis server.

KOLABORASI ARSITEKTUR SISI KLIEN DAN SERVER

 Ada beberapa model arsitektur klien-server ini yang umum, yaitu

1. Arsitektur mainframe

2. Arsitektur file-sharing

3. Arsitektur client/server
Baca selengkapnya »

TELEMATIKA DAN ARAH PENGEMBANGANNYA DIMASA DEPAN

Jumat, 10 Oktober 2014 0 komentar
 Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.
Berdasarkan pendapat-pendapat dari beberapa orang, maka dapat disarikan pemahaman tentang telematika sebagai berikut:
  • Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
  • Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
  • Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).
Penggunaan Telematika sudah sangat banyak di berbagai bidang. Mulai dari sistem pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan lain-lain. Contoh nyata dari bentuk penerapan telematika diantaranya adalah: 
  •   E-government
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah,
Baca selengkapnya »

FAKTOR PENUNJANG PENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR

Minggu, 20 April 2014 0 komentar



Sebagai Bangsa yang besar dan penuh dengan kebudayaan, Indonesia memiliki ratusan ribu bahasa daerah yang berbeda, namun ada satu bahasa yang mempersatukan dan menjadi jembatan penghubung semua kebudayaan di Indonesia yang berbeda. Bahasa itu dikenal sebagai bahasa Indonesia. Pada jaman sekarang kebanyakan generasi muda Indonesia tidak cukup mengenali bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangankan untuk menuliskan suatu gagasan, untuk mengucapkan nya saja saat ini mereka mencampur adukan bahasa Indonesia dengan bahasa-bahasa lain atau bisa kita kenal dengan istiah “bahasa gaul”.
Keengganan generasi muda Indonesia untuk mendalami tata cara penulisan menggunakan bahasa Indonesia, kebanyakan dilandasi oleh rasa tidak percaya diri mereka untuk berani melepaskan “bahasa gaul” dan kembali menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk berbicara maupun membuat suatu tulisan.
Kali ini saya akan membahas tentang beberapa faktor penunjang untuk membentuk sebuah tulisan dan gagasan ilmiah yang baik dan benar sesuai dengan tatanan penulisan yang baik dan telah disempurnakan. Beberapa faktor itu adalah:
1.      Ragam bahasa
2.      Ejaan
3.      Diksi
4.      Kalimat
5.      Alinea dan pengembangan
6.      Perencanaan
7.      Kerangka karangan
8.      Kutipan dan catatan kaki
9.      Abstraksi dan daftar pustaka
Ke-sembilan faktor diatas adalah faktor dasar untuk membentuk sebuah tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, namun pertanyaan disini adalah apabila kita hanya menguasai kesembilan faktor diatas, kita mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan terutama sebagai sarana pengungkapan gagasan ilmiah?
Jawabannya adalah TIDAK.
Walaupun kita menguasai faktor-faktor diatas, itu tidak menjamin kita dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, karena selain faktor-faktor diatas kita juga membutuhkan banyak latihan menulis dan berbicara didepan publik menggunakan tatanan bahasa yang baik dan baku, karena seperti kata pepatah “ala bisa karena biasa” jadi jika kita ingin mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan benar, baik secara lisan atau pengungkapan suatu gagasan ilmiah, terlebih dahulu kita harus terbiasa menggunakan nya dalam kehidupan sehari-hari.
Jika kita telah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar setiap harinya, hal selanjutnya yang harus kita kuasai adalah materi yang ingin kita sampaikan baik secara lisan ataupun melalui gagasan ilmiah. Karena jika kita tidak menguasai materi maka hal yang ingin kita sampaikan tersebut tidak akan dapat terserap secara baik dan utuh kepada para pendengar. Akan tetapi jika kita telah menguasai materi, terbiasa menggunakan tatanan bahasa yang baik dan menguasai kesembilan faktor sebelumnya, maka kita akan mampu mengungkapkan suatu gagasan imiah dengan baik, secara lisan maupun tulisan.
Bahasa indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa, bahasa yang wajib kita sebagai generasi penerus bangsa lindungi bukan untuk ditinggalkan atau bahkan digantikan. Oleh karena itu mari kita pelajari dan terapkan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam keseharian kita.


Baca selengkapnya »

DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAFI)

1 komentar


Daftar pustaka (bibliografi) merupakan sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

Fungsi Daftar Pustaka

Fungsi daftar pustaka adalah sebagai berikut:
  • Membantu pembaca mengenal ruang lingkup studi penulis.
  • Memberi informasi kepada pembaca untuk memperooleh pengetahuan yang lebih lengkap dan mendalam daripada kutipan yang digunakan oleh penulis.
  • Membantu pembaca memilih referensi dan materi dasar untuk studinya.
Daftar pustaka dapat disusun dengan berbagai format. Ada tiga format yang akan diuraikan dalam modul ini, yakni format MLA (The Modern Language Association) dan format APA (American Psychological Association) serta format Indonesia. Kedua format itu adalah format yang umum ditemukan dalam bidang ilmu humaniora. Akan tetapi, sebenarnya, ada berbagai format daftar pustaka yang berlaku di lingkungan bidang ilmu. Misalnya, format daftar pustaka untuk bidang ilmu biologi, kedokteran, hukum, dan lain-lain.


Baca selengkapnya »

CATATAN KAKI dan KUTIPAN

Selasa, 11 Maret 2014 0 komentar
Pada kesempatan kali ini saya akan membahasa tentang Catatan Kaki dan Kutipan, dimana tanpa sadar kita sering memuat catatan kaki ataupun kutipan dari sumber lain tanpa mengetahui bagaimana cara mengutip dan mencantumkan catatan kaki beserta kutipan yang baik dan benar.

pertama-tama saya akan membahas mengenai catatan kaki

CATATAN KAKI (FOOT NOTE)

Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran akhir bab sebuah karangan ilmiah. Catatan kaki berfungsi untuk memberikan keterangan dan komentar, serta menjelaskan mengenai sumber kutipan atau pedoman penyususanaan daftar bacaan.

Sistematika penulisan catatan kaki
  1. karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
  2. Catatan kaki diketik berspasi satu.
  3. Diberi nomor.
  4. Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
  5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
  6. Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
  7. Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
  8. Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
  9. Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
  10. Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
  11. Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
  12. Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik
Fungsi Catatan Kaki
Fungsi catatan kaki dan catatan belakang ini tidak hanya untuk menunjukkan sumber kutipan, tetapi ada beberapa fungsi lain. Jadi, ada empat fungsi  catatan kaki, yaitu :
  1. Sebagai Pembuktian, menunjukkan tempat/sumber bahwa yang disebutkan pada tulisan telah dibuktikan orang lain.
  2. Memberi apresiasi, penghargaan, rasa terima kasih pada orang yang telah dikutipnya
  3. Menyampaikan keterangan tambahan, memperkuat uraian di lura persoalan dalam teks, biasanya berupa: inti cerita, informasi tambahan, pandangan lain, komentar, penjelasan tidak penting, dan sebagainya.
  4. Merujuk bagian lain dalam tulisan, referensi melihat bagian lain dalam tulisannya, biasanya dengan singkatan-singkatan tertentu


KUTIPAN

Kutipan adalah salinan kalimat,paragraph,atau pendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku,jurnal,baik yang melalui media cetak maupun elektronik.menurut kamus besar bahasa Indonesia,mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu berbeda dengan plagiat.plagiat adalah mengambul karangan karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.

Fungsinya sebagai bukti atau memperkuat pendapat penulis. Bedanya dengan jiplakan, kalau jiplakan, mengambil pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya sehingga dianggapnya pendapat diri sendiri. Penjiplak sering disebut juga plagiator.
Biasanya kutipan digunakan untuk, mengemukakan definisi atau pengertian istilah atau konsep tertentu, menguraikan suatu rumus atau formula dan mengemukakan pendirian atau pendapat seseorang.

TUJUAN PEMBUATAN  KUTIPAN
  •  Sebagai landasan teori untuk tulisan kita
  • Sebagai penjelasan
  • sebagai penguat pendapat yang kita kemukakan.
MACAM-MACAM KUTIPAN

Di dalam kutipan terdapat dua jenis dalam mengutip, diantaranya adalah kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

  • Kutipan Langsung
Kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah.
  • Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung merupakan kutipan yang mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.

CONTOH 1 (BUKU PENDIDIKAN POPULER)
CONTOH 2 (BUKU GURITA CIKEAS)
CONTOH 3 (BUKU B.J. HABIBIE DETIK-DETIK MENENTUKAN)







 
Baca selengkapnya »