Pages

Kamis, 10 November 2011 0 komentar
Bentuk umum statement perulangan
1.      FOR-NEXT
FOR counter = mulai TO selesai [STEP selisih] [EXIT FOR]
            Statement
...
NEXT [counter]

2.       NESTEED-LOOPING
FOR I = ........
Statement
...
FOR  J =.........
Statement
.........
NEXT  J
NEXT  I

3.       DO-WHILE-LOOP
DO WHILE ekspresi logika
           Statement

Baca selengkapnya »

hari yang indah untuk kita semua

Selasa, 08 November 2011 0 komentar
Hari ini adalah hari bahagia untuk kita semua yang berada di ruuangan ini
Kebahagiaan akan terasa lebih lengkap apabila kita dikelilingi oleh orang orang yang kita cintai
Berbicara tentang cinta,ada beberapa orang yang tidak diragukann lagi ketulusan cintanya
Dan tidak akan pernah melepaskan cintanya untuk kita yaitu keluarga,terutama orang tua
Keberhasilan dan perjuangan yang kita capai hari ini tidak terlepas dari cinta,kasih sayang
Dukungan serta bimbingan dari orang tua
Bahagiaku surga mereka,dan deritaku pilu mereka
Aku berdiri menggunakan toga ini di sebuah tapak jalan yang gelap
Pandangan ku tertuju pada dua orang dikejauhan sana
Dengan senyuman yang tak asing dimataku
Dua orang yang sangat aku hargai
Dua orang yang sangat aku hormati,aku cintai aku sayangi
Iya mereka papa dan mamaku
Dengan berjalan disertai senyuman aku berjalan menghampiri mereka
Seiring dengan langkah terlintas dibenakku
Atas apa yang telah mereka lakukan terhadap hidupku selama ini
Mama yang telah mengandungku sembilan bulan
Mama yang sudah memperjuangkan hidup matinya hingga aku lahir didunia ini
Mama juga yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan penuh kasih sayang
Papa yang telah mendidikku,papa yang rela bekerja banting tulang
Ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku hidup

Baca selengkapnya »

love poem

1 komentar
I love you
Sebuah awal yang indah untuk pendekatanku
Pertama kali ku berjumpa denganmu
Ada rasa lain dihatiku ketika kumelihat dirimu
Entah mengapa semua berbeda dalam tatapanku

Rasa yang mungkin sulit kuungkapkan saat ini
Bagai mawar yang tak berduri
Janganlah kau pergi untuk berlari
Hati ini Akan rapuh bila kau sakiti

Kuberharap semua harapan darimu benar benar ada
Hingga suatu saat ku bisa menjadi penguasa hatimu
Ketahuilah bahwa diantara hati jangan ada dusta
Sungguh dusta bila ku tak menginginkanmu

Semua yang kurasa dan kulihat bukanlah fatamorgana
Perasaanku juga tidak berada dalam senja
Mungkin diri ini tak pantas untuk kau punyai
Tapi aku punya hati yang bisa kau miliki






Baca selengkapnya »

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK)

1 komentar


Visi
Mewujudkan Lembaga yang Mampu Mewujudkan Indonesia yang Bebas dari Korupsi

Misi
  • Pendobrak dan Pendorong Indonesia yang Bebas dari Korupsi
  • Menjadi Pemimpin dan Penggerak Perubahan untuk Mewujudkan Indonesia yang Bebas dari Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai tugas:
1.     Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
2.     Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
3.     Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
4.     Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
5.     Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.
Dalam melaksanakan tugas koordinasi, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang :
1.     Mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi;
2.     Menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi;
3.     Meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait;
4.     Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi; dan
5.     Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.
Selengkapnya mengenai tugas, wewenang, dan kewajiban Komisi Pemberantasan Korupsi, dapat dilihat pada Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


STRUKTUR ORGANISASI

K P K
(Berdasar Lampiran Peraturan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi
No. PER-08/XII/2008 Tanggal Desember 2008)







Sejumlah peraturan perundang-undangan yang terkait dengan KPK antara lain:

 


Baca selengkapnya »

Komodo dan Nasionalisme Buta Kita

Sabtu, 29 Oktober 2011 0 komentar
Di tengah minimnya kabar baik, berita soal komodo masuk sebagai salah satu nomine 7 Keajaiban Dunia Baru oleh New 7 (Seven) Wonders of Nature tentu membuat bahagia. Setidaknya, akan ada satu lagi kekayaan Indonesia yang mendapat pengakuan dari dunia internasional.

Maka, berbondong-bondonglah berbagai figur publik menyerukan agar bangsa Indonesia menunjukkan nasionalismenya lewat mendukung komodo. Caranya? Dengan mengirim SMS ke 9818. Awalnya, SMS dukungan ini bernilai Rp 1000, sekarang, demi menggalakkan dukungan, SMS-nya hanya dikenai biaya Rp 1.

Pendukung kampanye ini tidak main-main. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi duta resmi pemenangan Pulau Komodo. Dari DPRD Manggarai Barat, sembilan hakim agung Mahkamah Konstitusi, MPR, berbagai pimpinan media massa dan pengusaha nasional, selebritas semacam Fadli 'Padi' dan RAN, Slank, bahkan sampai Presiden SBY pun menyerukan dukungan.

Kerjasama dengan empat provider telekomunikasi pun dilakukan demi melancarkan pemilihan via SMS. Saking menggilanya jumlah kiriman SMS untuk memenangkan Pulau Komodo, penyedia layanan SMS Mobilink pun sampai menaikkan kapasitas servernya. Bisa dipastikan, menjelang masa berakhirnya masa pemilihan pada 11 November nanti, dukungan akan semakin meningkat.

Jusuf Kalla memperkirakan, Pulau Komodo membutuhkan 30 juta suara untuk menang. Nah, sudah berapa banyak dukungan yang diperoleh Pulau Komodo sampai sekarang? Ketua Pendukung Pemenangan Komodo, aktivis lingkungan Emmy Hafild mengaku saat ini pendukung Komodo sudah mencapai puluhan juta, meskipun tidak boleh disebutkan detail berapa tepatnya voters yang mendukung Komodo.

Alasannya, "Peraturan dari panitia penyelenggara The 7 Wonders melarang peserta memberikan rincian voters karena kompetisi ini tidaklah menggunakan penghargaan juara satu, dua dan tiga," Jelas Emmy Hafild kepada wartawan. 

Maladewa termasuk salah satu negara yang masuk dalam nomine 7 Keajaiban Dunia Baru ini, tapi kemudian memutuskan mundur. Alasannya? Seperti tercantum dalam situs resmi pemasaran dan hubungan masyarakat Maladewa, bahwa penyelenggara tidak transparan dalam menjelaskan bagaimana cara mereka menghitung dukungan.

Itu baru satu alasan. Yang lainnya adalah biaya-biaya tak terduga yang terus meningkat jumlahnya. Mereka menyebut harus membayar sponsor platinum mencapai $350 ribu; dua biaya sponsor emas dengan total $420 ribu, mensponsori tur dunia dengan menerima kunjungan delegasi, menyediakan perjalanan balon udara, penerbangan, akomodasi, kunjungan wartawan; biaya $1 juta dolar bagi penyedia layanan telepon untuk berpartisipasi dalam kampanye New7Wonders; dan $1 juta lagi agar maskapai Maladewa bisa menempelkan logo New7Wonders di pesawat-pesawat mereka.

Biaya-biaya ini sangat besar hanya demi sebuah predikat 'ajaib'. Toh selama ini reputasi komodo sebagai tujuan wisata dunia juga sudah diakui.

Selain itu, bukankah biaya jutaan dollar itu bisa lebih baik digunakan untuk sebuah kampanye wisata Indonesia yang terencana (semacam Malaysia dengan Truly Asia-nya atau Thailand lewat Amazing Thailand-nya) daripada demi membayar biaya-biaya lisensi pada sebuah perusahaan yang tidak jelas reputasinya?

Yang perlu diingat lagi, bahwa lembaga New7Wonders yang mengadakan kompetisi ini sama sekali tidak terhubung dengan lembaga UNESCO di bawah PBB.

UNESCO sudah lebih dulu menetapkan Taman Nasional Komodo sebagai Situs Warisan Dunia pada 1986.

Bahkan, UNESCO sampai mengeluarkan pernyataan tersendiri demi menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan dengan penetapan Situs-Situs Warisan Dunia sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh New7Wonders (Pernyataan resmi dari UNESCO bisa dibaca di sini).

Sejak 2007, UNESCO menyatakan bahwa mereka sudah berkali-kali diajak bekerjasama oleh organisasi milik Bernard Weber ini, tapi mereka memilih untuk tidak berpartisipasi. Lembaga PBB biasanya menggunakan bahasa-bahasa yang diplomatis.

Maka ketika UNESCO mengatakan, "tidak ada yang bisa dibandingkan antara kampanye media yang dilakukan Tuan Weber dengan pekerjaan ilmiah dan proses pendidikan yang kami lakukan di UNESCO sehingga menghasilkan daftar situs-situs Warisan Dunia," itu artinya mereka sedang memberi peringatan keras akan cara kerja lembaga ini.

Lalu, kenapa kita masih ngotot memenangkan komodo dalam kompetisi yang tidak jelas cara penjuriannya ini? Yang jika kita menang pun, kita masih harus membayar biaya-biaya tinggi demi meraih pengakuan internasional?

Sebegitu hauskah kita akan pengakuan internasional dari lembaga yang reputasinya tidak jelas? Apa yang menurut Anda membuat berbagai figur publik seolah terbutakan akan fakta-fakta yang tersedia dan secara membuta mendukung komodo?
Sumber: (http://id.berita.yahoo.com/komodo-dan-nasionalisme-buta-kita)
Saya setuju dengan pendapat dia atas, bahwa tanpa dukungan dari new7wonders pun komodo memang telah diakui dan dikenal dimancanegara sebagai warisan dunia, dengan melihat besarnya biaya sponsor yang harus dikeluarkann apabila nanti terpilih sangat ironis apabila pemerintah dpat menyanggupi anggaran nya sedangkan mnasih banyak rakyat miskin di Indonesia yang tengah kelaparan dan menungggu kebijakan pemerintah menurunkan harga sembako untuk mengurangi rasa lapar mereka, dan kalau pun benar-benar ingin membuat nama Pulau Komodo terangkat dan eksis dimata dunia kenapa tidak saja sekalian menyediakan promosi terorganisir kepada media-media publik mancanegara, toh kita sama-sama mengetahui bahwa Indonesia adalah negara yang sangat indah dan amat kaya akan flora-fauna serta kebudayaan nya, jika malaysia dan thailand saja bisa sukses dengan tour dan promo mereka, kenapa kita tidak? Saat ini yang kita butuhkan hanya keseriusan dari pemerintah untuk mempromosikan Indonesia dengan baik sebagai negara wisata yang menjanjikan para wisaatawan mancanegara SAPTA PESONA yaitu :
1.     Keamanan
2.    Ketertiban
3.    Kebersihan
4.    Kesejukan
5.    Keindahan
6.    Keramahan
7.    Kenangan.
Karena terbukti apabila pemerintah saat ini serius menerapkan SAPTA  PESONA disetiap tujusn wisata di Indonesia seperti pada tahun 1991 yang dianggap paling sukses meraup devisa dari para wisatawan, saya yakin 2012 nanti pun Indonesia akan meraih kesuksesan yang sama bahkan lebih dari dulu.
Baca selengkapnya »